51 Unit Alat Berat Tiba di Oko-Oko: Kerja Keras Tim TRK Melampaui Tantangan Cuaca

Dalam operasi yang menguji ketangguhan dan dedikasi, PT TRK berhasil menyelesaikan pembongkaran 51 unit alat berat dari kapal LCT AYU 138 di Pelabuhan Jetty Gassing, Site Oko-Oko, Kabupaten Kolaka. Meskipun menghadapi kendala cuaca yang menantang, seluruh tim berhasil menuntaskan misi ini dengan penuh profesionalisme pada Rabu-Kamis, 21-22 Januari 2026.

Pengapalan kali ini menandai pencapaian penting sebagai pengiriman ke-9 dalam kurun waktu setahun terakhir, mencerminkan komitmen TRK dalam memenuhi permintaan pasar alat berat yang terus meningkat, memperkuat dukungan pada Proyek Strategis Nasional (PSN), serta memperluas penyerapan tenaga kerja lokal di Kabupaten Kolaka.

Dipimpin langsung oleh Manager Operasional PT TRK, Bapak Agung Wicaksono, dan didukung penuh oleh seluruh tim TRK Holding, operasi ini menunjukkan sinergi luar biasa antar departemen dalam menghadapi tantangan di lapangan.

Awalnya dijadwalkan tiba pada pukul 08:00 WITA, kapal LCT AYU 138 baru dapat mendarat pada pukul 20:00 WITA akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Perubahan jadwal ini menuntut tim penjemputan untuk standby, bekerja lembur dalam "long shift" yang melelahkan.

"Proses pembongkaran yang dimulai pukul 20:00 WITA baru selesai pada Kamis pagi sekitar pukul 05:00 WITA. Tim bekerja tanpa henti selama 9 jam untuk memastikan semua unit dapat segera dioperasionalkan," ungkap sumber di lapangan.

Mengingat beratnya kerja yang dilakukan, tim yang terlibat langsung dalam operasi pembongkaran diwajibkan istirahat total keesokan harinya untuk memulihkan tenaga yang terkuras.

Sehari sebelum operasi (H-1), Pak Agung Wicaksono mengirimkan pesan WA koordinasi detail kepada seluruh tim terkait, memastikan setiap aspek operasional terencana dengan matang:

  • Tim GA (Pak Ifal) menyediakan konsumsi termasuk air es dan sirup untuk menjaga stamina tim.
  • Tim Operasional (Pak Jaswar) menyiapkan operator, driver, dan watertruck sesuai formasi.
  • Tim BBM (Bu Rezky) menyediakan 1 fuel tank berkapasitas 5 KL untuk pengisian 100 liter per alat.
  • Tim Maintenance (Pak Rasyid, Pak Darlis) menyiapkan tim grease dan support pemasangan RIG, Rotary & LOTO.
  • Tim Safety (Pak Gian, Pak Seming) memastikan kelengkapan APD dan safety cabin.
  • Tim Administrasi (Bu Icha, Bu Zahwa) mengkoordinasikan pengurusan kartu solar dan izin kawasan IPIP.

Koordinasi lapangan dipimpin oleh Pak Ahmad Kamal dan Pak Jaswar yang memastikan setiap proses berjalan sesuai rencana.

Yang menjadi tantangan tambahan adalah 14 unit PC 300 dari total 51 unit harus segera dimobilisasi ke IPIP dengan deadline tanggal 23 Januari 2026. Unit-unit prioritas ini langsung diproses secara paralel:

  • Penomoran lambung (nomor 356-370) 
  • Pemasangan safety cabin 
  • Pencatatan nomor rangka dan mesin 
  • Registrasi di aplikasi 
  • Pengurusan kartu solar dan izin masuk kawasan IPIP 

Direktur Operasional TRK Holding, Bapak Yus Marasabessy, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim yang terlibat.

"Terima kasih kepada Tim Operasional Agung, Kamal, Jaswar, Wahyu dan Safety Ghian dan Admin Safety Icha, Tim Mekanik yang dipimpin oleh Rasik & Darlis, Tim BBM, Driver dan Operator telah menuntaskan pembongkaran LCT 9 mulai dari Pukul 08.00 Malam sampai pukul 05.00 Pagi. Tetap Semangat, salam semangat dan selalu dalam Lindungan Allah SWT."

Keberhasilan operasi pengapalan ke-9 ini menegaskan kapabilitas PT TRK dalam mengelola proyek berskala besar dengan efektif dan efisien. Dengan 51 unit alat berat yang kini telah tiba di site Oko-Oko, TRK semakin memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam mendukung Proyek Strategis Nasional dan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Again, Here We Go!" demikian semangat yang dituliskan Pak Agung Wicaksono, mencerminkan kesiapan tim TRK untuk terus memberikan yang terbaik dalam setiap tantangan yang dihadapi.