Pengapalan Ke-8 Sukses, PT Tambang Rejeki Kolaka Datangkan 22 Alat Berat untuk Perluas Lapangan Kerja di Kolaka

PT Tambang Rejeki Kolaka (PT TRK), salah satu anak perusahaan TRK Holding, kembali menunjukkan komitmen kuatnya terhadap peningkatan kapasitas operasional dan kontribusi ekonomi regional. Pada hari Rabu, 26 November 2025, sebanyak 22 unit armada alat berat berbagai jenis tiba dan bersandar dengan aman di Pelabuhan Jetty TRK, Site Oko-Oko, Kabupaten Kolaka.

Kedatangan ini adalah pengapalan kedelapan yang dilakukan PT TRK dalam kurun waktu satu tahun terakhir, menegaskan tren pertumbuhan masif yang didukung oleh TRK Holding. Kapal LCT VIVA 57, yang bertolak dari Jakarta pada 19 November 2025, membawa harapan baru bagi percepatan proyek strategis di Sulawesi Tenggara.
Armada baru ini didatangkan untuk mengisi kebutuhan mendesak di lapangan dan memperkuat lini produksi. Total 22 unit alat berat ini terdiri dari kombinasi spesialisasi dan kekuatan:
  • Crusher: 3 unit (SP127JE, SP300CE, SP2065SE)
  • Excavator Kelas Berat: 6 unit (5 unit PC800 dan 1 unit PC500)
  • Wheel Loader: 9 unit (L956, L970, LB56EV)
  • Alat Pendukung: 4 unit (Grader 240, Bull Dozer, dan 2 unit Compactor)
Skala pengadaan ini mencerminkan kesiapan PT TRK untuk menghadapi volume kerja yang semakin kompleks dan menuntut efisiensi tinggi.

Investasi besar oleh PT TRK yang didukung oleh TRK Holding ini didasarkan pada tiga pilar utama: memenuhi permintaan pasar alat berat yang terus meningkat, memperkuat dukungan pada Proyek Strategis Nasional (PSN), dan yang paling fundamental, memperluas penyerapan tenaga kerja lokal di Kabupaten Kolaka.

Dengan penambahan 22 alat berat ini, PT TRK secara langsung membuka kesempatan kerja baru yang signifikan bagi warga Kolaka. Diperkirakan, setiap unit baru membutuhkan minimal 1 hingga 2 orang tambahan untuk posisi operator, mekanik, dan helper lapangan. Artinya, investasi ini bukan hanya tentang aset, melainkan tentang penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, selaras dengan visi perusahaan untuk menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat sekitar.

Keberhasilan kedatangan LCT yang lancar ini merupakan hasil dari koordinasi tim yang solid. Pada H-1, Bapak Agung Wicaksono, Manager Operasional PT TRK, memberikan arahan melalui pesan WhatsApp kepada tim, menegaskan fokus pada keselamatan dan kelancaran proses bongkar muat.
"Semoga kegiatan besok berjalan lancar & aman, bismillah, LCT 8 Here We Go🙏😇💪," kutipan pesan yang menggambarkan tingginya semangat tim menjelang kedatangan kapal.
Kedatangan LCT di Jetty TRK langsung ditangani oleh Korlap Bapak Jaswar dan Bapak Ahmad Kamal, didukung penuh oleh tim logistik, teknisi, dan operasional, memastikan proses unloading berjalan efisien dan aman.

TRK Holding melalui anak perusahaannya, PT Tambang Rejeki Kolaka (PT TRK) siap melangkah lebih jauh dalam mendukung proyek-proyek skala besar dan memberikan dampak positif yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal di Kolaka, Sulawesi Tenggara. PT TRK berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam aset terbaik dan sumber daya manusia terbaik demi mencapai target operasional yang berkelanjutan.